-->

Tips Persiapan Anak Sebelum Sunat Laser

Sunat merupakan saat yang penting bagi anak laki-laki. Sunat hanya sekali, maka persiapan yang matang pun diperlukan. Jangan sampai persiapan yang tidak matang sehingga menyesal di kemudian hari. 

Berikut persiapan anak sebelum sunat :
  1. Identifikasi penyakit yang ada pada anak. Beberapa penyakit bawaan yang dapat mengganggu pembekuan darah seperti Hemofilia (gangguan pembekuan darah), dan Diabetes Tipe 1 (kencing manis bawaan) merupakan penyakit yang sangat dipertimbangkan saat anak akan khitan. Khitan Laser tidak dapat dilakukan pada anak dengan penyakit ini. Walaupun dokter akan menanyakan sebelum khitan, sangat lebih baik bila orang tua konsultasi dahulu kepada dokter pribadi untuk memperoleh metode khitan yang cocok atau memberitahukan terlebih dahulu kepada dokter yang akan melakukan tindakan khitan. Apabila anak tidak terdapat penyakit bawaan seperti diatas maka anak aman untuk khitan dengan Metode Laser. 
  2. Sampaikan kepada Dokter tentang alergi obat yang pernah dialami, baik obat minum maupun terutama riwayat alergi terhadap obat bius lokal. 
  3. Komunikasikan kepada anak tentang khitan yang akan dilakukan. Komunikasi ini bertujuan untuk mempersiapkan mental anak. Khitan yang paling baik saat mental anak sudah siap sedia untuk khitan berdasarkan kemauan sendiri. Anak dapat diberitahu tentang proses khitan, tujuan dan manfaat khitan. Sampaikan kepada anak bahwa saat khitan nanti anak dibius, saat dibius anak akan merasakan sakit. Sakit hanyak sekali saat dibius itu saja. Setelah sakit dibius sudah tidak merasakan sakit, hanya sentuhan dan tarikan-tarikan karena penis dilakukan tindakan oleh dokter. Sakit disini sangat relatif, saat anak percaya diri sakit hanya seperti digigit semut. Saat anak belum siap akan cenderung takut. Kondisi takut membuat rasa sakit pembiusan menjadi sangat berat. Oleh karena itu, dapat disampaikan kepada anak bahwa khitan memang sakit tetapi semua anak pasti mengalami khitan. Anak yang lain bisa, anak Anda pasti bisa agar anak tumbuh rasa percaya diri dan berani untuk khitan. Apabila anak belum siap atau masih ragu-ragu sebaiknya khitan ditunda sampai anak benar-benar siap karena akan mengakibatkan trauma psikologis. Pada anak yang tidak siap atau takut, anak akan terkejut saat dibius dan mengira nanti akan merasakan sakit lebih berat lagi. Saat anak takut, dibius dengan obat bius yang banyak pun, obat bius tidak akan bekerja menghilangkan rasa sakit. Sentuhan atau tarikan saat tindakan akan terasa sakit sekali seperti tidak dibius. Anak akan meronta dan menangis, kondisi ini membuat dokter, anak, dan orang tua tidak nyaman. Kerja dokter dapat terganggu bila anak berontak, meronta, menjerit, menangis dan yang paling parah adalah memukul dokter karena anak merasa disakiti oleh dokter. Jadi, persiapan yang matang sangat berpengaruh kepada proses khitan dan sangat mempengaruhi hasil khitan.
  4. Waktu penyembuhan sekitar 2 minggu. Masa kritis adalah selama 3 hari. Pilihlah waktu yang cukup untuk penyembuhan misalnya saat libur panjang sekolah. 

Untuk mengetahui sunat laser dapat dilihat dengan klik disini

Untuk mengetahui aktifitas yang dilakukan selama proses penyembuhan luka setelah sunat laser dapat dilihat dengan klik disini

Konsultasi : Yan Khitan Jogja Tlp 08117453388, PinBB 584CB4B

Berlangganan artikel terbaru via e-mail :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel